Tinggalkan Obat Kimia dan Beralih ke Susu Kambing Higoat!

Sebagai ibu anda mungkin sering mengetahui bahwa anaknya batuk-batuk. Namun kadangkala anda tidak pernah memperdulikan apa yang sebenarnya terjadi. Jika dibiarkan secara terus menerus, maka batuk ini akan berakibat flek dan bronchitis.

Ketika anda pergi ke dokter, biasanya dokter akan memeberikan obat dengan dosis tertentu. Biasanya dokter juga memberikan dosis itu dengan jangka yang lama bisa mencapai 6 bulan mengkonsumsi obat.

Sebenarnya yang harus dipahami bersama bahwa mengkonsumsi obat secara berebihan itu tidak baik untuk kesehatan. Karena di dalam setiap obat kimia memiliki indikasi dan efek samping. Ungkin dengan mengkonsumsi obat kimia penyakitnya bisa sembuh, namun apa yang terjadi ketika anak sudah menginjak dewasa?

Kita tidak tau yang pasti mengkonsumsi obat yang berlebihan itu akan berpengaruh terhadap perkembangan sistem syaraf. Efek samping obat kimia bisa terjadi secara langsung dan tidak langsung. Untuk yang tidak langsung ini yang tidak diketahui. Bahkan jika mengkonsumsi obat kimia secara terus-menerus bisa menyebabkan infeksi saluran kencing hingga kelumpuhan.

Jika anak anda sekarang banyak sakit-sakitan atau malah sedang sakit, coba diingat-ingat apakah dia semasa kecil banyak mengkonsumsi obat-obatan? Jika ya berarti memang obat-obatan kimia itu sangat berpengaruh terhadap kekebalan tubuh anak ketika dewasa.

Bahaya Obat Kimia

Obat berbahan dasar kimia sangat berbahaya ketika dikonsumsi tubuh kita. Berikut penuturan beberapa ahli tentang bahaya obat kimia:

  1. Charles E. Page, M.D. “Penyebab kebanyakan penyakit adalah pada obatan-obatan kimia beracun yang para dokter berikan dan yakini akan membawa kesembuhan.”
  2. R.T. TraIl, M.D. “Pengobatan obat-obatan kimia meliputi tindakan pemberdayaan, bertindak seperti pengobatan bagi penyakit, tapi justru menghasilkan penyakit pada orang sehat.Materia medica sebenarnya hanya sekedar mengenai obat-obatan atau bahan dan larutan kimia yang dalam satu kata disebut dengan racun. Semua ini tidak cocok dengan tubuh vital dan menghasilkan penyakit ketika diberikan kepada makhluk hidup. Semuanya beracun.”
  3. Daniel. H. Kress, M.D. “Obat-obatan tidak pernah menyembuhkan penyakit. Mereka hanya menekan tanda bahaya alami tubuh ketika muncul masalah kesehatan. Racun kimia apapun yang dimasukkan dalam tubuh manusia harus segera dibereskan walaupun ia mengurangi gejala. Rasa sakit mungkin hilang, tapi tanpa disadari pasien malah makin parah kondisinya.”
  4. William Osler, M.D. “Orang yang minum obat perlu pulih dua kali. Sekali untuk pulih dari penyakit dan satu lagi dari obat kimia itu sendiri.”
  5. Hans Kusche, M.D. “Obat-obatan kimia bisa dikatakan tidak begitu penting karena sifatnya hanya menekan gejala penyakit.”
  6. O.W. Holmes, (Prof. of Med. Harvard University) “Jika semua obat-obatan kimia diseluruh dunia dibuang ke laut, ini akan berakibat buruk bagi ikan-ikan tapi baik bagi manusia.
  7. Henry Lindlahr, M.D. “Bagian terbesar dari semua penyakit kronis disebabkan dari obat-obatan kimia beracun yang menekan gejala-gejala penyakit akut.”
  8. Richard C. Cabot, M.D. (Mass. Gen. Hospital) “Tiap dokter senior tahu bahwa kebanyakan penyakit tidak begitu terbantu dengan obat-obatan kimia.”
  9. Wier Mitchel, M.D. “Obat-obatan kimia hanyalah pereda, karena dibalik penyakit ada penyebabnya. Dan untuk penyebab inilah obat-obatan kimia tak pernah bisa menjangkaunya.”
  10. Elmer Lee, M.D., Past Vice President, Academy of Medicine. “Praktek medis tidak memiliki filosofi atau akal sehat yang patut untuk direkomendasikan. Ketika sakit, tubuh sudah penuh dengan racun. Dengan minum obat-obatan kimia, tubuh makin penuh dengan racun, sehingga membuat kondisi makin susah untuk disembuhkan.”
  11. Milton Silverman, M.D. (Professor of Pharmacology, University of California) “Perhitungan kami menunjukkan kira-kira empat setengah juta orang per tahun masuk rumah sakit diakibatkan karena efek samping obat. Lebih jauh lagi, rata-rata pasien rumah sakit memiliki sebanyak 30% kemungkinan, – tergantung berapa lama ia dirawat inap – , akan kembali lagi karena efek samping obat.”
  12. L.F. Kebler, M.D. “Untuk apa seorang pasien yang karena sakit kemudian menelan racun, atau menelan sesuatu yang bisa membuat orang sehat jadi tambah sakit.”
  13. Charles Armbruster, M. D. “Perlunya mengajarkan umat manusia untuk tidak mengambil obat-obatan kimia merupakan tugas semua pihak yang tahu efek tidak menentu dan merusak dari pengobatan medis. Dan tidaklah lama lagi masa dimana sistem pengobatan medis akan ditinggalkan.”
  14. Robert Mendelsohn, M.D “Kita cenderung berpikir bahwa penyalahgunaan obat selalu di populasi pria dan dalam bentuk narkoba seperti heroin, kokain, dan mariyuana. Akan mengejutkan Anda jika tahu bahwa sebenarnya telah ada masalah yang jauh lebih besar lagi dibandingkan dugaan Anda karena telah ada jutaan wanita yang BERGANTUNG dengan obat-obatan kimia yang diresepkan oleh dokter.”

Susu Kambing Alternatif Pengobatan

Untuk menghindari obat kimia, alangkah baiknya kita beralih untuk mengkonsumsi susu kambing. sedah dimafhumi banyak orang bahwa manfaat susu kambing bisa mengobati banyak penyakit. Termasuh diantaranya bronchitis, batuk, asma dan lain sebagaianya.

Maka dari itu jika anak anda mengalami ketidaklaziman dalam kesehatan, anda bisa langsung memberinya susu kambing. Dengan mengkonsumsi susu kambing, maka penyakit itu akan sembuh. Satu hal lagi yang penting dari susu kambing, yaitu tidak ada efek samping dan aman serta cocok untuk semua umur dan profesi.

Susu kambing adalah salah satu obat alternative yang bisa digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Dengan mengkonsumsi susu kambing secara teratur, maka kita akan terhindar dari berbagai macam penyakit. Yuk kita tinggalkan obat kimia dan beralih ke susu kambing higoat!

Salam sehat

Tulisan ini disarikan dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *