Susu Kambing Higoat Paling Cocok untuk Bayi Karena Mudah Dicerna

Radiyatsyah Sudah Sembuh Dari Alergi
Radiyatsyah Sudah Sembuh Dari Alergi

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ASI merupakan minuman terbaik untuk bayi. Nah lantas minuman apa yang paling sesuai diberikan kepada bayi selepas ASI? Ini adalah pertanyaan serius yang sering ada pada ibu-ibu yang memiliki balita. Dari hasil penelitian, susu kambing adalah susu terbaik setelah ASI.

Sebagian besar ibu menjatuhkan pilihannya pada susu formula Sapi. Hal ini dikarenakan mereka belum memiliki pemahaman terkait dengan protein susu sapi yang bisa menyebabkan alergi pada anak. Mereka juga belum mengetahui bahwa sebenarnya Susu Kambing itu adalah susu terbaik setelah ASI. Saya sarankan jika anda memiliki bayi yang lepas ASI maka pindahlah ke susu kambing, karena banyak manfaat dan khasiat yang terdapat pada susu kambing.

Adalah Dr. William Sears, seperti dikutip dari Parenting dot com “susu terbaik setelah ASI adalah susu kambing”. Dia adalah salah satu Dokter yang sering memeberikan anjuran kepada pasiennya untuk diberikan susu kambing. Terlebih pada bayi yang memiliki kelainan pada pencernakannya, ataupun yang tubuhnya kurang adaptif terhadap susu sapi. Dari Laporan orang tua yang anaknya mengkonsumsi susu kambing, Dr. Sears menuturkan bahwa bayi mereka sembuh dari alergi.

Nah jika anda pingin tahu kenapa susu kambing sangat mudah dicerna oleh bayi, berikut beberapa alasannya:

1. Kandungan protein alergi minimal

Keberadaan protein susu kambing dibentuk oleh asam lambung pada protein (dadih), dengan demikian bisa akan lebih mudah dicerna oleh bayi. Jika demikian halnya, susu kambing sangatlah sesuai dengan bayi yang sedang mengalami kelainan pencernaan dikarenakan memiliki kondisi gastroesophageal refluks (GER).

2. Kandungan Lemaknya sangat halus

Rantai yang pendek dalam lemak susu kambing menjadikan mudah dicerna oleh bayi, tentunya ini berbeda dengan susu sapi yang memiliki rantai lemak yang panjang. Nah inilah keunggulan susu kambing yang menjadikan enzim dalam usus dengan mudah mencernanya.

3. Kandungan Laktosa tidak banyak

Laktosa dalam Susu kambing berkisar 4,1 persen jika dibandingkan dengan susu sapi sebesar 4,7 persen. Keberadaan laktosa yang kecil ini menjadikan bayi sangat mudah mengkonsumsi dalam pencernaan mereka.

Paling tidak 3 alasan di atas bisa dijadikan sandaran bahwa susu kambing merupakan susu terbaik setelah ASI. Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan oleh ahli kesehatan menyebutkan bahwa kandungan kalsium, vitamin B6, vitamin A, potasium, niasin dan antioksidan selenium dalam susu kambing sedikit lebih tinggi dibanding dengan susu sapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *