Mengenal Bell Palsy Penyakit Lumpuh Wajah Separuh Gejala, Diagnosa dan Cara Pengobatan Bell Palsy

Bell Palsy adalah sebuah penyakit dengan ciri kelumpuhan mendadak pada salah satu sisi wajah. Meski kadang sulit dibedakan dengan gejala stroke yang membuat wajah seseorang separuh lumpuh, Bell Palsy adalah penyakit sementara dan bisa disembuhkan.

Penderita Bell Palsy awalnya tidak mendapat gejala, bisa saja pada saat terbangun dari tidur di pagi hari terasa salah satu wajah anda kendur, kelopak mata sulit digerakkan dan salah satu sisi mulut anda tertarik ke belakang. Jika anda yang mengalami ini, bisa jadi anda mengalami Bell Palsy.

Baca: Kadar Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Stroke

wajah mati separuhBell Palsy biasanya terjadi pada seseorang dengan durasi tidak permanen, hanya beberapa bulan saja. Tapi tentu saja terkena  penyakit ini akan mengganggu aktifitas anda sehari-hari. Bell Palsy bisa menyerang pada semua usia tapi kasus paling banyak yang terjadi adalah pada pasien dengan rentang usia 40 tahunan.

Meski sampai sekarang belum diketahui secara pasti apakah Bell Palsy diakibatkan oleh virus atau bukan, setiap tahun ada sekitar 30 orang dari 100.000 orang yang mengalaminya. Sebagian kalangan menuding virus yang menyerang syaraf di wajah yang mengakibatkan Bell Palsy.

Ada dua saraf besar pada wajah yang setiap sarafnya memiliki 7.000 serabut saraf halus. Kedua saraf besar ini berfungsi sebagai pemberi impuls kepada otot di wajah untuk bergerak. Saat ada virus yang masuk ke dalam saraf, maka saraf akan membengkak sebagai reaksi atas infeksi yang terjadi dan impuls ke otot akan lemah sehingga tidak bisa bergerak.

Baca: Reaksi Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Mengkonsumsi Susu kambing?

Meski diatas sudah dijelaskan belum diketahu secara pasti apa penyebab Bell Palsy, beberapa faktor pemicu yang sudah diketahui adalah

  • Terkena virus herpes simpleks tipe 1
  • Memiliki diabetes
  • Sedang hamil
  • Pernah mengalami Bell Palsy sebelumnya

Gejala Bell Palsy

Bell Palsy hanya menyerang salah satu sisi wajah dan akan mencapai puncaknya setelah 48 jam. Gejalanya berawal dari otot wajah yang sulit digerakkan sampai dengan kelumpuhan total.

Secara umum gejala Bell Palsy adalah

  • Otot pada wajah melemah sehingga ekspresi wajah menghilang
  • Kejang pada otot wajah
  • Kelopak mata tidak bisa berkedip
  • Mata dan mulut terasa kering
  • Lidah tidak bisa mengecap rasa
  • Salah satu sisi mulut tertarik ke belakang
  • Susah untuk berbicara dengan jelas

Diagnosa Dan Pengobatan Bell Palsy

Diagnosa dengan ciri kelumpuhan pada salah satu sisi wajah sudah cukup untuk menyebut bahwa itu adalah Bell Palsy. Biasanya diagnosa dalam bentuk lain tidak diperlukan. Jika setelah beberapa waktu gejala Bell Palsy tidak membaik maka sebaiknya segera datang ke dokter ahli saraf atau juga dokter THT untuk pengobatan lebih lanjut. Karena bisa saja ada penyakit lain yang diidap dengan gejala hampir sama yakni kelumpuhan seperti tumor.

Baca: Kandungan Senyawa Susu Kambing Higoat dan Fungsinya

Untuk pengobatan, sebenarnya tanpa pengobatan pun, penderita Bell Palsy akan berangsur membaik setelah tiga minggu. Salah satu tanda membaiknya adalah otot dan kulit wajah yang mulai terasa bisa digerakkan. Jarang ada penderita Bell Palsy yang tidak sembuh setelah enam bulan.

Jenis pengobatan untuk mengobati Bell Palsy adalah

  • Obat anti-inflamasi dapat mengurangi pembengkakan yang terjadi pada wajah.
  • Obat antivirus. Obat seperti Acyclovir Oral atau Valacyclovir bisa diberikan pada hari ketiga dan dipakai sampai 10 hari.
  • Perawatan Mata. Karena mata akan kering, sebaiknya gunakan obat tetes mata dan penutup mata supaya menghindari mata dari kekeringan.
  • Terapi fisik. Latih otot-otot pada wajah dengan memberi stimulasi rasa panas dan dingin supaya kemapuan saraf bisa kembali.

Mengidap Bell Palsy bisa jadi akan menjadi sebuah pengalaman yang tidak menyenangkan bagi anda. Tapi setelah membaca artikel tentang Bell Palsy ini anda seharusnya tidak perlu khawatir karena meski tanpa pengobatan, gejala Bell Palsy akan berangsur menghilang dan anda akan kembali sembuh seperti semula. Jika tidak kunjung membaik, maka pergi ke dokter ahli adalah pilihan terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *