Cara Mengatasi Kerusakan Struktur Kimia pada Susu Kambing

Meminum susu kambing secara rutin akan membuat tubuh kita semakin sehat. Hal ini dikarenakan kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam susu kambing sangatlah besar.

Nah keberadaan susu kambing kini bisa dinikmati dalam berbagai kemasan. Sebagian besar orang memang masih banyak yang mengkonsumsi susu kambing dalam bentuk cair. Mereka beranggapan bahwa yang baik adalah susu kambing yang masih segar. Namun sebenarnya tidak ada bedanya kandungan susu dalam bentuk segar, bubuk, tablet maupun yang lainnya. Asalkan proses pengolahannya dilakukan dengan benar.

Belakangan ini susu kambing bisa diolah dalam berbagai jenis makanan, yaitu es krim, susu kambing bubuk, susu kental, mentega, yoghurt yang dihasilkan melalui proses homogenisasi, sterilisasi, pasteurisasi dan fermentasi.

Nilai gizinya yang tinggi merupakan medium yang sangat disukai oleh mikrooganisme untuk pertumbuhan dan perkembangannya sehingga dalam waktu yang sangat singkat susu menjadi tidak layak dikonsumsi bila tidak ditangani secara benar.

Mikroorganisme yang berkembang di dalam susu kambing selain menyebabkan susu kambing menjadi rusak juga membahayakan kesehatan masyarakat sebagai konsumen akhir. Di samping itu penanganan susu kambing yang benar juga dapat menyebabkan daya simpan susu menjadi singkat, harga jual murah yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi pendapatan peternak sebagai produsen susu kambing.

Kerusakan pada susu kambing disebabkan oleh terbentuknya asam laktat sebagai hasil fermentasi laktosa oleh koli. Fermentasi oleh bakteri ini akan menyebabkan aroma susu menjadi berubah dan tidak disukai oleh konsumen. Untuk meminimalkan kontaminasi oleh mikroorganisme dan menghambat pertumbuhan bakteri pada susu agar dapat disimpan lebih lama maka penanganan sesudah pemerahan hendaknya menjadi perhatian utama peternak.

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mencegah kerusakan pada susu adalah dengan cara pemanasan (pasteurisasi) baik dengan suhu tinggi maupun suhu rendah yang dapat diterapkan pada peternak. Dengan pemanasan ini diharapkan akan dapat membunuh bakteri patogen yang membahayakan kesehatan manusia dan meminimalisasi perkembangan bakteri lain, baik selama pemanasan maupun pada saat penyimpanan.

Proses pengolahan susu kambing bertujuan untuk memperoleh susu yang beraneka ragam, berkualitas tinggi, berkadar gizi tinggi, tahan simpan, mempermudah pemasaran dan transportasi, sekaligus meningkatkan nilai tukar dan daya guna bahan mentahnya. Proses pengolahan susu selalu berkembang sejalan dengan berkembangnya ilmu dibidang tekologi pangan.

Dengan demikian semakin lama akan semakin banyak jenis produk susu kambing yang dikenal. Hal ini sangat menggembirakan dan merupakan langkah yang sangat tepat untuk mengimbangi laju permintaan pasar.

Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *