Bahaya Susu Sapi Terhadap Proses Perkembangan Anak.

Membicarakan bahaya susu sapi tidak hanya terkait dengan faktor kebersihan dan bakteri-bakteri yang mungkin tercampur dalam susu ketika proses pemerahan. Tetapi ada faktor lain yang lebih berbahaya untuk perkembangan psikis pengkonsumsi.
Misalnya kondisi hewan yang sedang stres tentunya juga akan mempengaruhi kualitas susu yang dihasilkan.

Susu kambing higoat 14Secara sederhana dapat kita bayangkan pada ibu menyusui yang sedang mengalami baby blues atau dalam kondisi khawatir, cemas, atau stres maka juga akan membuat si bayi merasakan hal yang sama. Mengapa demikian karena ASI yang dihasilkan sang ibu mengandung hormon dari kecemasan sang ibu. Sehingga bayi menjadi sering menangis dan rewel karena ibunya juga sedang dalam kondisi demikian.

Nah bagaimana bila balita kita mengkonsumsi formula dari susu sapi? Apakah kemungkinan mendapatkan pengaruh yang sama? Tentunya iya. Karena kondisi hewan yang strees juga mempengaruhi kerja kelenjar adrenal yang cukup banyak. Terlalu banyaknya kelenjar ini bekerja akan menghasilkan kelebihan kortisol dalam darah. Padahal resiko sapi mengalami strees itu juga cukup tinggi karena kondisi pemerahan yang cukup ketat, tanpa diimbangi dengan kondisi lahan peternakan yang luas.

Maka ketika kita meminum susu yang dihasilkan oleh sapi tersebut, secara langsung sudah terkena jutaan sel respon stres dalam susu sapi. Sehingga jangan heran ketika susu sapi juga menjadi salah satu faktor anak menjadi terlalu hiperaktif, emosi yang tidak terkendali dan brutal.

Namun dari gambaran di atas, juga bukan menjadi alternatif ketika anak kita tidak diberikan susu sapi sama sekali. Karena bagaimanapun gizi-gizinya masih diperlukan oleh tubuh kita. Yang bisa kita lakukan adalah:

  1. Jangan terlalu banyak memberikan susu sapi/formula kepada anak kita secara berlebihan. Tetap kontrol konsumsi susu maksimal 3 gelas dalam sehari. Yang mana asupan gizi yang lain dapat diperoleh dari makanan yang dikonsumsi, seperti sayur-sayuran, ikan-ikanan, dan buah-buahan.
  2. Konsumsi susu dari hewan lain yang tidak mengalami pengkondisian pemerahan yang cukup ketat.
  3. Seperti susu kambing Bisa susu dari tumbuh-tumbuhan, seperti susu kedelai, susu tempe dll.

Sebenarnya bila tempat/peternakan hewan tersebut cukup luas, dan hewan tersebut sesekali dibiarkan hidup dengan alam. Hidup bebas di padang rumput yang luas, bisa meminimalisir hewan tersebut mengalami stress. Namun saat ini karena obsesi seorang peternak yang ingin menghasilkan produksi susu yang terus menerus, sangat jarang kita temui peternak yang memperhatikan hal-hal itu.

Berikanlah nutrisi yang baik pada anak-anak ibu, agar menghasilkan generasi yang baik bagi bangsanya dan terutama keluarganya. Susu kambing higoat bisa direkomendasikan untuk pengganti konsumsi susu sapi putra-putri ibu di rumah. Susu kambing higoat berasal dari kambing saenan yang memiliki kualitas tinggi, dari peternakan yang luas, dan pakan organik. Sehingga menjaga kualitas susu dari kemungkinan-kemungkinan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *